Wednesday, 2 March 2016

Kalau Marah, Istri Seret Suami Keliling Kampung


PUNYA istri pekerja keras memang membanggakan. Demikian yang dira sa kan Donwori, 45. Sayang nya, si istri sebut Sephia, 48 pu n ya sifat buruk yang menyakit kan. Apabila, kelelahan, Sephia menyeret Donwori keliling kampung.
Kebiasaan Sephia menyeret suaminya keliling kampung sudah tak asing lagi. Kebiasaan itu bahkan sudah terkenal seantero Menganti. “Istri saya itu memang gak bisa digarai. Itu sudah dari awal-awal kami menikah dulu,” kata Donwori di sela sela gugatan cerainya di Pengadilan Agama, Klas 1A Surabaya, Kamis (27/2).
Dengan wajah lugu dan sabarnya itu, Donwori tampak menguatkan hatinya. Karena memang, pertengkaran terakhir yang membuatnya dirawat di rumah sakit berakhir dengan gugatan cerai dari Sephia. Menurut Donwori, is trinya memang pencemburu dan memiliki temperamen yang cukup tinggi. Sudah tidak bisa dihitung berapa tetangga yang jadi santapan kemarahannya. Tidak terhitung pula dia jadi korban kemarahnya ketika dia kelelahan dalam bekerja.
Sephia bekerja di pabrik makanan ayam di daerah Mojosari. Berangkat jam 05.00 dan pulang pukul 20.00. Sementara Donwori bekerja pula di pabrik kawasan Perak Surabaya. Jarak tempuh kerja yang begitu jauh itulah yang membuat keduanya sama-sama capek dan kemudian tidur. “Kalau capek dia minta pijet, ya kadang saya pijetin. Tapi kalau saya yang minta pijet, aduh dia marahmarah. Akhirnya bertengkar,” jelasnya.
Ironisnya, Donwori selalu kalah dalam hal pertengkaran. Tenaga Sephia tampaknya lebih kuat dari Ade Rai. Buktinya, setiap kali bertengkar hingga terjadi tragedi perkelahian antara mereka, Donwori lah yang mengalah. “Istri saya tipenya kalau dilawan, dia nantang bunuh diri, kadang dia ngambil pisau. Daripada nanti dia mati, saya yang disalahkan. Ya mending saya yang dipukuli dan diseret keliling kampung,” jelasnya. Namun, bukan berarti Donwori tak melawan.
Menurut Donwori, dia sudah seringkali melakukan perlawanan namun karena ancaman itu, maka dia pun tak bisa membalas ketika istrinya melakukan kekerasan dalam rumah tangga. “Pasrah aja. Karena sering bertengkar, saya minta dia menggugat saya, alhamdulillah ia turuti,” tandasnya. (sumber:jpnn)

No comments:

Post a Comment