PATUHI hukum adat
berikut: boleh selingkuh asalkan tidak sampai ketahuan. Jangan sampai bernasib apes seperti Donjuan (48), warga Simojawar, Surabaya
Barat. Sebab, ketika sedang asyik memanjakan simpanannya belanja dan check in di hotel, ia justru tepergok
oleh anaknya sendiri.
Hal tersebut
dialami Donjuan sekitar enam bulan yang lalu. Ketika itu, ia tengah asyik
berbelanja di salah satu mall terbesar di Kota Pahlawan bersama
simpanan yang juga rekan kerjanya. Sebut saja si simpanan itu Sephia (37).
Tanpa
sepegetahuannya, ternyata salah satu dari empat anaknya mengenali Donjuan.
Melihat kelebat ayahnya ngemall bukan
dengan ibunya, si anak memilih untuk membuntuti kemana pun Donjuan dan Sephia
pergi.
“Saya nggak
nyadar. Sephia saat itu sedang ulang tahun, kebetulan juga lagi ada rejeki.
Jadilah kami jalan-jalan
ke mal. Dia minta apa dan kemana aja, saya turuti. Dia maunya shopping. Ya udah, saya turuti,” kata
Donjuan usai menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Agama (PA), Jalan
Ketintang Madya, pekan lalu.
Karena saat
itu sedang hari aktif dan jam pun masih pagi, maka Donjuan pun tidak merasa
khawatir. Anak-anaknya tentu saja sedang belajar di sekolahnya masing-masing.
Istrinya yang berprofesi sebagai akuntan di salah satu perusahaan asuransi pun,
dia anggap sudah pasti sedang ada di kantor. Sebagai pengusaha, Donjuan merasa
punya alibi jika ada rekanan bertanya sedang apa di mal. Ia tinggal jawab
sedang jalan dengan rekanan.
“Saya juga
nggak dapat firasat jelek. Usai belanja, seperti biasa, setelah jalan-jalan
saya bawa Sephia untuk check in.
Ternyata anak saya tetap mbuntuti dari belakang. Ia niteni juga mobil saya,”
tutur Donjuan.
Setelah ngemall,
Donjuan memang ngajak Sephia check in
di hotel yang tak jauh dari tempatnya shopping.
Anaknya memang tidak frontal dan menampakkan diri bahwa dia memergoki bapaknya
dengan perempuan lain saat itu. Seperti bom waktu, putranya yang
duduk di bangku SMA itu akhirnya baru buka mulut saat di rumah. Membuka
penemuannya di depan Karin, istri resmi Donjuan.
Dan perang
dunia ke tiga dalam keluarga Donjuan pun meledak. Sebab bukan hanya bermodal
pengaduan lisan, putranya itu juga menyodorkan bukti-bukti foto Donjuan dan
Sephia. “Istri ngamuk-ngamuk, Mbak. Apalagi memang Sephia itu
beberapa kali pernah main ke rumah dan tahu istri saya. Jadi, ya begitu lah.
Marah nggak karuan,” katanya.
Sejak itu,
Donjuan diusir dari rumahnya sendiri. Anak dan istrinya sudah nggak mau
menerima Donjuan, karena sudah mempermainkan ibunya dan juga anak-anaknya.
Sangat sial, sebab kalaupun disuruh memilih, Sephia pun tidak layak menjadi
hitungan pilihan.
Lantaran
Sephia sendiri sudah punya suami yang tinggal jauh dari Surabaya. “Nyesel ya
nyesel. Tapi,
gimana lagi. Masak saya nyuruh anak istri keluar rumah, nggak sampek hati,”
pungkas Donjuan. Ia memilih untuk pulang ke rumah orang tuanya di Gresik selama
proses persidangan. (sumberjpnn)
No comments:
Post a Comment